Alumni Pengawas Partisipatif Dorong Bawaslu Batang Perkuat Pendidikan Demokrasi Menuju Pemilu 2029
|
Batang, 15 Agustus 2026 – Bawaslu Kabupaten Batang terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu melalui pendidikan dan pengawasan partisipatif. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Podcast Bawaslu Batang bersama Rusmiati, alumni pengawasan partisipatif dari Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Kabupaten Batang.
Rusmiati menceritakan keterlibatannya dalam pengawasan partisipatif yang bermula dari Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP). Menurutnya, peran alumni tidak berhenti setelah mengikuti pendidikan, tetapi dilanjutkan melalui komunitas untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Ia mengapresiasi berbagai program Bawaslu Batang, seperti desa pengawasan, desa anti politik uang, dan Bawaslu Mengajar. Namun, ia mendorong agar program tersebut tidak berhenti pada sosialisasi atau deklarasi, melainkan dilanjutkan dengan pendampingan dan tindak lanjut yang berkelanjutan.
“Jadi masyarakat jangan hanya berpikir bahwa Bawaslu itu pengawasan waktu pemilu saja. Padahal ada tugas-tugas yang lain, termasuk mendidik pengawas partisipatif,” ungkap Rusmiati.
Rusmiati juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran politik masyarakat, khususnya dalam menghadapi praktik politik uang. Menurutnya, masyarakat perlu lebih cerdas dalam menentukan pilihan dengan mempertimbangkan rekam jejak dan kualitas calon pemimpin.
Ia turut mendorong pendidikan demokrasi sejak sekolah, salah satunya melalui pemilihan ketua OSIS sebagai ruang pembelajaran demokrasi bagi generasi muda.
Menjelang Pemilu 2029, Rusmiati berharap komunitas masyarakat terus dirangkul dan diberdayakan oleh Bawaslu. Ia juga mengajak masyarakat tidak takut melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Batang, Nur Faizin, menyampaikan bahwa Bawaslu Batang akan terus memperkuat pendidikan dan pengawasan partisipatif melalui berbagai program, seperti Bawaslu Mengajar, kegiatan di desa, dan Sambang Pesantren.
Podcast tersebut menjadi ruang refleksi dan diskusi untuk memperkuat kolaborasi antara Bawaslu, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.
Humas Bawaslu Batang