Lompat ke isi utama

Berita

Matangkan Strategi 2026, Kordiv P2H Bawaslu Batang ikuti Rakor Harmonisasi Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jateng

Matangkan Strategi 2026, Kordiv P2H Bawaslu Batang ikuti Rakor Harmonisasi Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jateng

Matangkan Strategi 2026, Kordiv P2H Bawaslu Batang ikuti Rakor Harmonisasi Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jateng

Batang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) melalui media daring pada Rabu, 21 Januari 2026. Rapat ini diikuti oleh Kordiv P2H Bawaslu Kabupaten kota se Jawa Tengah.

 

Pertemuan ini fokus pada "Harmonisasi Program Kerja Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat (PenPar) Tahun 2026" guna memastikan kesiapan pengawasan di Bawaslu Kabupaten kota di Jawa Tengah pasca-evaluasi kinerja tahun sebelumnya.

 

Nur Faizin, Kordiv P2H Bawaslu Kabupaten Batang hadir dalam rapat zoom tersebut untuk memastikan program kegiatan  tahun 2026 yang sudah disusun oleh Bawaslu Batang terakomodir dalam rekap program di tingkat provinsi Jawa Tengah, sekaligus untuk menetapkan strategi pelaksanaan program kegiatan berdasarkan arahan dari Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Provinsi Jateng.

 

Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Jateng, Nur Kholiq, S.H., S.Th.I., M.Kn., dalam paparannya menyampaikan refleksi kinerja sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan anggaran yang menyebabkan pergeseran jadwal kegiatan, capaian sasaran program secara umum dinilai baik.
"Selama 2025, kita telah melalui berbagai tahapan penting, mulai dari penyelesaian pengawasan Pilkada 2024 hingga memulai era 'normal baru' dengan ratusan program PenPar yang tetap berjalan maksimal," ujar Nur Kholiq dalam rapat tersebut.

 

Bawaslu Jawa Tengah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun provinsi pada tahun 2025, di antaranya:
* Terbaik 1: Kategori Peningkatan Partisipasi Masyarakat.
* Terbaik 2: Kategori Pengawasan.
* Terbaik 3: Kategori Penguatan Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga.

Data menunjukkan sepanjang 2025, Bawaslu se-Jawa Tengah telah melaksanakan 895 kegiatan partisipasi masyarakat dengan total jangkauan 179.713 peserta. Selain itu, tercatat ada 22.641 bentuk pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Proyeksi dan Fokus Utama 2026
Memasuki tahun 2026, Bawaslu Jateng memproyeksikan total 429 kegiatan dengan frekuensi mencapai 4.328 kegiatan yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota.

Adapun fokus utama (Manual Focus) Divisi Pencegahan, Parmas, dan Hubal pada tahun 2026 meliputi:
* Pengawasan PDPB (Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan).
* Bedah Pustaka "Sesarengan Ngawasi".
* Penguatan Saka Adhyasta Pemilu.
* Transformasi Magang Mahasiswa menjadi program pendidikan formal (Cerminan P2P).
* Optimalisasi KKN Tematik serta kegiatan berbasis kearifan lokal di masing-masing wilayah.

Rapat ditutup dengan penekanan pada pentingnya membangun kebiasaan kerja yang solid. "Kita semua bisa karena kita semua sudah terbiasa," pungkas Nur Kholiq memotivasi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Selesai mengikuti rapat zoom, Nur Faizin mengungkapkan bahwa rapat ini sangat bermanfaat dalam memandu pelaksanaan program kegiatan di tahun 2026 yang hampir semuanya adalah kegiatan inovasi yang harus dilaksanakan meskipun tanpa adanya dukungan anggaran.

 

f

 

 

Humas Bawaslu Batang