Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu dan KPU Batang Edukasi Pelajar SMAN 2 Batang tentang Demokrasi dan Pemilu

Bawaslu dan KPU Batang Edukasi Pelajar SMAN 2 Batang tentang Demokrasi dan Pemilu

Bawaslu dan KPU Batang Edukasi Pelajar SMAN 2 Batang tentang Demokrasi dan Pemilu

Batang - Bawaslu Kabupaten Batang kembali menggelar kegiatan Bawaslu Mengajar di SMAN 2 Batang pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang secara rutin dilaksanakan tersebut menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan pemahaman politik, kepemiluan, dan demokrasi di kalangan generasi muda. 

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan bagian kesiswaan SMAN 2 Batang, Erni Purnamawati, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, serta mengungkapkan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi siswa-siswi SMAN 2 Batang. “Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat hadir dan mengikuti kegiatan KPU Goes to School dan Bawaslu Mengajar bersama-sama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman kepada para siswa mengenai pemilu dan politik sehingga mampu menjadi generasi muda yang cerdas dan bijak dalam berdemokrasi,” ujarnya.

 

k

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ketua KPU Kabupaten Batang yaitu Susanto Waluyo, S.H. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa KPU memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan sosialisasi mengenai pemilu dan demokrasi kepada generasi muda. Ia menjelaskan bahwa pada Pemilu Tahun 2029 para siswa nantinya telah memiliki hak untuk memberikan suara sebagai pemilih. Oleh karena itu, KPU berkewajiban memberikan pemahaman sejak dini terkait pentingnya demokrasi, penggunaan hak pilih, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas pelaksanaan pemilu. 

k

 

Pemaparan materi kemudian dilanjutkan oleh Ida Susanti selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Batang. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para siswa untuk bersama-sama memahami pentingnya demokrasi serta peran masyarakat dalam pelaksanaan pemilu. Ia juga menyoroti berbagai hal yang dapat merusak integritas pemilu, seperti rendahnya kepedulian politik, sikap apatis terhadap demokrasi, hingga minimnya partisipasi generasi muda dalam proses kepemiluan. 

Melalui kesempatan tersebut, Ida Susanti mengajak para pelajar untuk lebih peduli dan aktif dalam kehidupan demokrasi sebagai bentuk tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa. “Ketika anak muda tidak mau tahu terkait politik, maka yang berkuasa akan sangat mudah memanfaatkannya,” tegasnya. 

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Luthfi Dwi Yoga, S.H., M.H. selaku Koordinator Divisi PP Datin Bawaslu Kabupaten Batang. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya mengenal politik sejak dini sebagai bekal generasi muda dalam kehidupan demokrasi. 

Ia menyampaikan bahwa siswa diharapkan mampu berpartisipasi secara cerdas dalam demokrasi serta memahami bahwa politik merupakan upaya untuk mencapai tujuan tertentu. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan politik terdapat aturan yang harus dipatuhi serta sanksi pidana bagi setiap pelanggaran yang dilakukan. “Adik-adik harus menjadi generasi muda yang aktif dan peduli. Jangan takut untuk saling mengawasi dan melaporkan apabila menemukan adanya pelanggaran, karena kalian juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Parmas dan Humas), Nur Faizin, S.H.I. Dalam penyampaiannya, ia mengajak siswa-siswi untuk mengisi link tautan PDPB sebagai bagian dari pendataan pemilih. Ia menjelaskan pentingnya memastikan data diri telah terdaftar dengan benar agar nantinya dapat menggunakan hak suara pada saat pelaksanaan pemilu. 

Selain itu, para siswa juga diharapkan dapat mengetahui status pendaftaran pemilih sejak dini sebagai bentuk kesiapan dalam menggunakan hak pilihnya. Melalui kegiatan ini, KPU dan Bawaslu Kabupaten Batang berharap para pelajar dapat meningkatkan pemahaman mengenai demokrasi, politik, dan kepemiluan sejak dini. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, serta aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di lingkungan masyarakat.

 

Humas Bawaslu Batang