Bawaslu Mengajar kolaborasi KPU Goes to School, Bekali Pemilih Pemula di SMK NU Tulis
|
Batang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang melaksanakan kegiatan Bawaslu Mengajar di SMK NU Tulis pada Rabu, 04 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama KPU Kabupaten Batang, sebagai upaya bersama dalam meningkatkan literasi kepemiluan bagi pelajar, khususnya pemilih pemula.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMK NU Tulis, Rozikin, yang menyampaikan ucapan selamat datang serta menyambut baik kolaborasi antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Batang di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan para siswa untuk mengikuti kegiatan dengan serius karena materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan peran mereka dalam demokrasi.
“Semua siswa mohon diperhatikan, karena sebentar lagi akan jadi pemilih,” ujar Rozikin.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mahbrur, yang menegaskan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan KPU dalam kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang bersih dan berintegritas.
“Sosialisasi ini penting agar pelaksanaan pemilu dan pemilihan dapat berjalan bersih. Bagi pemilih pemula, pengalaman pertama menggunakan hak pilih harus menjadi pengalaman yang mengesankan dan tidak ternodai oleh hal-hal yang tidak baik,” tegas Mabhrur.
Dalam kegiatan tersebut, materi kepemiluan juga disampaikan oleh pemateri dari KPU Kabupaten Batang, Khikmatun. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemahaman tahapan pemilu, hak dan kewajiban pemilih, serta peran pemilih pemula dalam menyukseskan pemilu.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Batang, Nur Faizin, dengan tema “Suaramu, Lingkunganmu, Masa Depanmu.” Dalam pemaparannya, ia mengajak siswa untuk memahami keterkaitan antara pilihan politik, kebijakan publik, dan dampaknya terhadap lingkungan.
Nur Faizin menjelaskan bahwa berbagai bencana yang terjadi di Indonesia tidak semata-mata merupakan takdir, melainkan juga dipengaruhi oleh kerusakan alam akibat ulah manusia dan kebijakan yang keliru. Ia juga menyoroti bahaya praktik politik uang yang dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang merusak lingkungan.
“Mulai sekarang kalian bisa mengawasi dan memberikan saran atau kritik kepada pemerintah. Jadilah pemilih yang cerdas, tolak politik uang, dan pilih karena melihat visi dan misi yang bagus.” ujar Nur Faizin.
Ia kemudian menegaskan pesan moral kepada para siswa agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
“Pilihlah pemimpin dengan otak dan hati, serta niatkan ibadah dalam memilih pemimpin yang baik,” tambahnya.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, aktif berdiskusi, serta menyampaikan beberapa pertanyaan kepada para pemateri.
Melalui kolaborasi Bawaslu dan KPU Kabupaten Batang ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Humas Bawaslu Batang