Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mengajar di SMK Muhammadiyah Batang, Tanamkan Kesadaran Kepemiluan Sejak Dini

Bawaslu Mengajar di SMK Muhammadiyah Batang, Tanamkan Kesadaran Kepemiluan Sejak Dini

Bawaslu Mengajar di SMK Muhammadiyah Batang, Tanamkan Kesadaran Kepemiluan Sejak Dini

Batang, 2 April 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang kembali menggelar kegiatan “Bawaslu Mengajar” sebagai upaya edukasi kepemiluan kepada generasi muda. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/4) ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Batang dan diikuti oleh para siswa dengan antusias.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mahbrur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kecakapan hidup kepada para siswa, khususnya dalam memahami proses dan nilai-nilai kepemiluan. Menurutnya, pemahaman sejak dini sangat penting agar generasi muda mampu menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas.

“Kami memberikan ilmu kecakapan hidup sebagai pengalaman bagi siswa untuk memahami dunia kepemiluan. Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki kesadaran dalam menjaga demokrasi,” ujar Mahbrur.

 

Ia juga mengajak para siswa untuk berkunjung langsung ke Kantor Bawaslu Kabupaten Batang, khususnya ke pojok pengawasan. Di sana, siswa dapat melihat dan mempelajari sejarah kepemiluan serta berbagai bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu.

 

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Batang, Ratha Indah Aprillya, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program Bawaslu Mengajar merupakan kegiatan yang sangat positif dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan hari ini, ke depan anak-anak kami dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik, sesuai hati nurani, dan menjadi pemilih yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

 

m

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua KPU Kabupaten Batang, Susanto Waluyo, S.H., melalui presentasi. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya pendidikan pemilih sebagai bagian dari fungsi edukatif KPU dalam memperkuat demokrasi. Materi yang disampaikan mencakup peningkatan kesadaran politik, partisipasi aktif dalam pemilu, pencegahan politik uang dan hoaks, serta penguatan nilai demokrasi dan inklusi sosial.

 

Selanjutnya, materi juga disampaikan oleh Slamet Muarif, S.E., M.M., selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Batang. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dasar-dasar kepemiluan, mulai dari pengertian pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), hingga pentingnya keberadaan pemilu sebagai wujud demokrasi dan sarana pergantian kepemimpinan.

 

m

 

Ia juga menjelaskan peran lembaga penyelenggara pemilu, yakni KPU sebagai pelaksana, Bawaslu sebagai pengawas, dan DKPP sebagai penegak kode etik. Lebih lanjut, Slamet menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan pemilu guna mencegah kecurangan, melindungi hak pilih, serta menjamin hasil pemilu yang kredibel.

 

Tidak hanya itu, para siswa juga diajak untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. Pelajar diharapkan menjadi pemilih cerdas, mampu menangkal hoaks, berani melapor jika menemukan pelanggaran, serta ikut menjaga kualitas demokrasi.

 

Kegiatan Bawaslu Mengajar ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pelajar, serta membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.

 

l

 

Humas Bawaslu Batang