Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Batang Dorong Saka Adhyasta Pemilu Naik ke “Next Level” sebagai Kader Pengawas Partisipatif
|
Batang, 8 Maret 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertajuk “Next Level Saka Adhyasta Pemilu sebagai Kader Pengawas Partisipatif Pemilu” pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Bawaslu Kabupaten Batang ini diikuti oleh Anggota Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Batang serta Dewan Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Batang, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bawaslu Batang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Batang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka Adhyasta Pemilu, Mahbrur, dalam sambutannya memperkenalkan jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Batang serta pimpinan Saka Adhyasta Pemilu kepada para peserta. Ia juga menjelaskan mengenai pentingnya pemilu dan demokrasi serta peran generasi muda dalam pengawasan partisipatif.
Mahbrur menyampaikan bahwa minat generasi muda untuk bergabung dengan Saka Adhyasta Pemilu cukup tinggi. Dari 75 pendaftar yang mengikuti seleksi, sebanyak 40 orang dinyatakan lolos untuk menjadi anggota Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Batang. Para anggota tersebut nantinya akan mendapatkan pelatihan khusus melalui kegiatan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang berkaitan dengan pengawasan pemilu.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu sekaligus Anggota dan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Batang, Nur Faizin, menjelaskan bahwa dalam program pembinaan Saka Adhyasta Pemilu telah disusun 10 materi utama yang akan diberikan secara bertahap.
“Dalam setiap pertemuan nantinya akan diberikan minimal satu materi, untuk materi yang saling terkait mungkin akan disampaikan sekaligus. Kami berharap adik-adik anggota Saka Adhyasta Pemilu dapat mengikuti kegiatan ini dengan tulus dan ikhlas. Meskipun mungkin awalnya mengikuti Saka ini sebagai langkah untuk melanjutkan kegiatan Pramuka di tingkat yang lebih tinggi, mulai sekarang mari kita luruskan niat untuk belajar dan berkontribusi,” ujarnya.
Nur Faizin juga menyampaikan bahwa ke depan akan ada program P2P (Pelatihan Pengawas Partisipatif) yang diharapkan dapat diikuti oleh anggota Saka Adhyasta Pemilu sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengawasan partisipatif.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Batang, Lutfiyah, menjelaskan keterkaitan antara kegiatan Pramuka dengan pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Ia menuturkan bahwa kegiatan Pramuka, termasuk kemah, dapat menjadi sarana tadabur alam sekaligus pembelajaran nilai-nilai kebersamaan.
Lutfiyah juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia berharap para anggota Saka Adhyasta Pemilu dapat menjadi pengawas partisipatif yang mampu menyebarkan pengetahuan tentang pengawasan pemilu kepada masyarakat. Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta turut menjaga demokrasi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Batang sekaligus Koordinator Divisi SDMO dan Diklat, Slamet Muarif, menyampaikan bahwa manusia memiliki beberapa sifat dasar, salah satunya adalah berorganisasi. Namun, organisasi harus dijalankan secara terarah agar memberikan manfaat.
Ia menekankan bahwa tugas anggota Saka Adhyasta Pemilu adalah memperkuat cara pandang terhadap demokrasi sekaligus membangun integritas. Oleh karena itu, para anggota diharapkan aktif menggali literasi terkait kepemiluan dan demokrasi.
Selanjutnya, Anggota Bawaslu Kabupaten Batang dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Luthfi Dwi Yoga, mengajak para anggota Saka Adhyasta Pemilu untuk merefleksikan tujuan mereka bergabung dalam organisasi tersebut. Ia juga memberikan penjelasan mengenai dasar-dasar kepemiluan serta berbagai aturan yang mengatur penyelenggaraan pemilu.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Batang dan Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Akhmad Farichin, menegaskan bahwa setiap anggota Saka Adhyasta Pemilu memiliki latar belakang dan niat yang berbeda-beda ketika bergabung. Namun, ia mengajak seluruh anggota untuk meluruskan niat dan memahami peran mereka sebagai pengawas partisipatif pemilu.
Akhmad Farichin juga menjelaskan bahwa dalam pembinaan Saka Adhyasta Pemilu para anggota akan mempelajari berbagai materi, mulai dari sejarah Bawaslu hingga praktik pengawasan pemilu. Selain itu, dalam struktur Saka Adhyasta Pemilu terdapat beberapa krida, yaitu Krida Pencegahan dan Pengawasan serta Krida Penanganan Pelanggaran dan sengketa.
Ia menambahkan bahwa anggota Saka juga akan mendapatkan materi terkait penyelesaian sengketa, yang tidak hanya bermanfaat dalam konteks kepemiluan tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat untuk mencegah terjadinya konflik.
Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Batang berharap anggota Saka Adhyasta Pemilu dapat meningkatkan kapasitas, integritas, serta kepedulian terhadap demokrasi, sehingga mampu menjadi kader pengawas partisipatif yang berperan aktif dalam menjaga kualitas pemilu di masa mendatang.
Humas Bawaslu Batang