Bawaslu Kabupaten Batang Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Pelajar Melalui Kegiatan Konsolidasi Demokrasi di SMK PGRI Batang
|
BATANG – Bawaslu Kabupaten Batang terus menggalakkan upaya sosialisasi pencegahan dan pendidikan politik di masa non-tahapan pemilu. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan yakni melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang digelar di SMK PGRI Batang pada Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda agar menjadi pemilih yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menjaga kualitas demokrasi sejak dini.
Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mahbrur, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai-nilai kepemimpinan dan integritas bagi para pelajar. Ia mengajak para siswa untuk berani mengambil peran aktif dalam melawan berbagai potensi pelanggaran demokrasi.
"Masa depan demokrasi berada di tangan generasi muda. Oleh karena itu, pelajar diimbau untuk berani menolak segala bentuk praktik politik uang, penyebaran berita bohong (hoaks), dan penggunaan isu SARA yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi," tegas Mahbrur.
Selain penanaman nilai integritas, fokus kegiatan sosialisasi pencegahan ini juga diarahkan pada perlindungan hak pilih masyarakat. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Batang, Nur Faizin, S.H.I., menyampaikan materi mengenai Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bagi siswa yang telah atau akan memenuhi syarat sebagai pemilih.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Faizin memperkenalkan Posko Aduan Masyarakat PDPB. Posko ini berfungsi sebagai sarana bagi warga maupun pemilih pemula untuk menyampaikan laporan jika menemukan data pemilih yang belum sesuai.
"Setiap informasi dan laporan yang masuk melalui Posko Aduan akan kami diteruskan kepada pihak KPU sesuai mekanisme yang berlaku. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kerahasiaan data pribadi pelapor dijamin sepenuhnya oleh Bawaslu," jelas Nur Faizin.
Sebagai bagian dari penguatan Konsolidasi Demokrasi dan perluasan ruang partisipasi masyarakat, Bawaslu Batang juga memperkenalkan Saka Adhyasta Pemilu. Wadah ini dirancang khusus bagi generasi muda yang ingin terlibat lebih dalam pada pembinaan pendidikan demokrasi serta pengawasan partisipatif.
Melalui pelaksanaan kegiatan Konsolidasi Demokrasi di SMK PGRI Batang ini, Bawaslu Kabupaten Batang berharap kesadaran politik dan kepedulian pelajar terhadap keakuratan data pemilih dapat meningkat, sekaligus membentengi para pemilih pemula dari berbagai bentuk pelanggaran pemilu di masa mendatang.
Humas Bawaslu Batang